Monday, 30 December 2019

Hal Sepele yang Harus Kamu Hindari Saat Melakukan Hubungan Intim dengan Pasangan

Melakukan hubungan intim adalah hal yang dilakukan oleh dua orang, di mana masing-masing pihak diharapkan mendapatkan kesempatan dan kepuasan yang sama. Nah, untuk mencapai hal tersebut tentu dibutuhkan kerjasama yang baik dengan pasangan. Agar momen menyenangkan di atas ranjang berjalan memuaskan, simak beberapa hal sepele yang harus kamu hindari saat berhubungan dengan pasangan berikut ini.

Mengomentari Bentuk Fisik

Sebagai seorang pria dewasa, wajib hukumnya untuk mengetahui bahwa hal yang paling tidak disukai wanita adalah kebiasaan mengomentari bentuk fisiknya, apalagi saat melakukan hubungan intim. Jadi, alih-alih mengomentari bentuk tubuhnya, kamu bisa memberikan pujian seperti “Aku suka aroma parfum kamu, Sayang.” atau “Kamu cantik kalau rambutnya digerai.”. Tak hanya membuat pasangan menjadi bahagia dan makin bergairah, perlakuan seperti ini juga membuatnya merasa disayang. Always remember to look on the bright side, Dude.

Tidak Jujur pada Pasangan

Selain pujian, seorang wanita juga sangat menyukai pria yang jujur. Termasuk dalam hal momen intim di atas ranjang. Komunikasikan dengan baik bersama pasangan, apakah hubungan intim yang dilakukan terasa nikmat atau sebaliknya, kesiapan pasangan (fisik) sebelum berhubungan, hingga posisi yang diinginkan. Tak perlu malu, karena hal inilah yang akan membuat hubungan menjadi lebih romantis dan harmonis.

Terlalu Bersemangat

Memuaskan gairah bersama pasangan tak melulu harus dilakukan dengan semangat yang terlalu membara. Lakukanlah dengan santai, mulai dari foreplay untuk memancing pasangan dan membuatnya rileks hingga ke bagian intinya. Tak hanya mengurangi kenikmatan, melakukan hubungan intim dengan terburu-buru bisa membuat organ intim terasa sakit setelahnya, baik untuk pria maupun wanita. Selain itu, pemilihan posisi juga sangat berpengaruh. Pastikan bahwa kamu dan pasangan sudah menyetujuinya sejak awal, sehingga posisi tersebut bisa dikontrol dengan baik dan kedua pihak sama-sama aktif dalam mencapai kepuasan maksimal.

Tak Melulu Harus Malam Hari

Berhubungan intim dengan pasangan tidak harus dilakukan saat malam hari saja, karena kamu bisa melakukannya di pagi hari atau yang seringkali disebut sebagai morning sex. Konon, aktivitas inilah yang ampuh untuk membuat banyak kaum pria lebih bersemangat untuk memulai aktivitas sehari-hari. Tertarik untuk mencoba?        

Last but not least, jangan biarkan stamina kamu menurun karena banyaknya pekerjaan dan aktivitas sehari-hari yang bisa membuat momen intim bersama pasangan menjadi kurang bermakna. Caranya adalah dengan memerhatikan asupan makanan dan juga mendukungnya dengan mengonsumsi suplemen tambahan yang mengandung L-Argininine, Ginseng Extract, Pasak Bumi, Vitamin B1, B6, dan B12 seperti NEO hormoviton Pasak Bumi. Beberapa kandungan inilah yang mampu membantu melancarkan aliran darah, meningkatkan vitalitas pria, dan juga menjaga stamina tetap fit sepanjang hari.

NEO hormoviton Pasak Bumi, bikin pasangan makin happy!

Related Articles

Musim Hujan dan Cuaca Dingin Berpengaruh ke Gairah dan Vitalitas Pria Dewasa? Ini Alasannya!
ROMANTIC 10/02/2021
Musim Hujan dan Cuaca Dingin Berpengaruh ke Gairah dan Vitalitas Pria Dewasa? Ini Alasannya!

Sebagai pria dewasa, kamu pasti setuju kan kalau tak hanya adanya anjuran untuk bekerja dari rumah atau WFH selama pandemi, cuaca dingin akibat musim hujan tentunya juga bisa membuatmu lebih bergairah untuk menghabiskan waktu lebih lama di rumah bersama p

Sadar Nggak Sih, Ini Lho Kode Pasangan Saat Ingin Melakukan Hubungan Intim!
ROMANTIC 03/02/2021
Sadar Nggak Sih, Ini Lho Kode Pasangan Saat Ingin Melakukan Hubungan Intim!

akan ada waktu di mana pasangan kamu akan memberikan “kode unik” atau bertingkah flirty ketika mereka menginginkan waktu intim bersama kamu, kok. Apa saja, ya?

6 Hal yang Bisa Mengganggu Kenikmatan Hubungan Intim Kamu dan Pasangan
ROMANTIC 08/12/2020
6 Hal yang Bisa Mengganggu Kenikmatan Hubungan Intim Kamu dan Pasangan

Makanya nggak heran deh kalau pada akhirnya kalian terpaksa menghentikan momen intim nan menyenangkan di pertengahan jalan karena mood sudah terlanjur hilang. Kira-kira apa saja, ya?