Friday, 05 May 2023

Cara Menjaga Stamina Pria Dewasa yang Hobi Olahraga Lari

Belakangan ini, olahraga lari kembali menjadi favorit banyak orang. Pasalnya, tak hanya membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh serta menjaga kesehatan tubuh terutama kardiovaskular, olahraga yang satu ini juga ampuh menjadi salah satu cara untuk meningkatkan suasana hati sekaligus membantu kita bersosialiasi di lingkungan yang lebih luas lagi.

Nah, jika kebetulan kamu juga sedang menggemari olahraga lari dan bersiap untuk mengikuti berbagai event race lari dalam waktu dekat, sangat penting untuk memiliki stamina dan daya tahan tubuh yang baik. Kondisi inilah yang memungkinkan seorang pelari dapat berlari sesuai dengan target yang diinginkan tanpa membuat tubuh merasakan kelelahan yang berlebihan.

Sebab pada dasarnya berlari melibatkan gerakan berulang dan dilakukan dalam jangka waktu cukup lama, sehingga jika tidak memiliki stamina dan daya tahan yang cukup, maka kamu akan cepat merasa lelah dan menyerah sebelum target tercapai. Lantas, bagaimana cara menjaga stamina pria dewasa agar memiliki performa lari yang baik? Simak penjelasannya berikut ini.

Perbedaan antara stamina dan daya tahan tubuh

Sebelum membahas mengenai cara menjaga stamina dan daya tahan tubuh pada pria dewasa, sebaiknya pahami dulu perbedaan diantara keduanya. Well, stamina merupakan berapa lama suatu aktivitas dapat dilakukan dengan kapasitas maksimum (berkaitan dengan beban fisik dan mental seseorang).

Sedangkan daya tahan adalah berapa lama suatu aktivitas dapat dilakukan secara total. Dalam hal ini mengacu pada efisiensi kardiovaskular, yaitu seberapa baik jantung, paru-paru, dan otot bekerjasama untuk mendistribusikan darah dan oksigen ke seluruh tubuh untuk mempertahankan aktivitas fisik yang sedang dilakukan.

Cara meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh

Agar performa lari semakin meningkat, terutama menjelang race lari, simak beberapa cara meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh berikut ini.

1. Tetap konsisten berlari

Tingkatkan daya tahan tubuh dengan berlari sesering mungkin, setidaknya tiga hingga empat kali seminggu tergantung pada pengalaman lari dan tingkat kebugaran tubuh kamu. Khusus untuk pelari pemula, sebaiknya mulai berlari satu sampai dua kali seminggu dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Tujuannya adalah agar tubuh dapat beradaptasi. Jika sudah terbiasa, maka mereka bisa meningkatkan volume larinya. Agar tetap konsisten, simak tipsnya berikut ini.

  • Jadwalkan lari sejak awal, sehingga tidak mengganggu aktivitas lainnya dan tidak ada lagi alasan bagi kamu untuk menundanya.
  • Pasang alarm untuk mengingatkan kamu berolahraga setiap harinya. Jika alarm sudah berbunyi, sebaiknya segera ganti pakaian olahraga dan mulai berlari. Bila perlu, pakai baju olahraga sejak awal untuk memberikan motivasi lebih.
  • Ajak teman untuk ikut lari, sehingga momen olahraga menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.

2. Tingkatkan jarak tempuh secara bertahap

Usahakan untuk meningkatkan jarak tempuh lari tidak lebih dari 10 persen setiap minggunya. Meski kecil, namun peningkatan jarak tempuh ini dapat membantu mencegah cedera dan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beradaptasi tanpa merasa terbebani. Misalnya jika kamu terbiasa lari sejauh lima kilometer di minggu pertama, maka di minggu selanjutnya kamu bisa berlari sejauh enam kilometer, dan seterusnya.

3. Latihan fisik

Tak hanya membutuhkan kecepatan, kelenturan, dan stamina, untuk dapat berlari dengan baik juga membutuhkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuh yang mumpuni. Untuk yang satu ini, melakukan latihan fisik dengan angkat beban juga diperlukan untuk bisa berlari lebih cepat. Kamu bisa menggunakan barbel untuk melatih kekuatan otot tubuh. Otot yang terlatih menjadikannya lebih kuat dan tahan menempuh jarak jauh ketika berlari. Selain angkat beban, kamu juga bisa melakukan latihan lain, seperti strength dan core training.

Baca Juga: 6 Gerakan Olahraga yang Membantu Meningkatkan Vitalitas Pria

4. Perbanyak tempo run

Selain melatih otot tubuh dengan weight, strenghth, dan core training, dukung juga dengan memperbanyak tempo run. Tempo run adalah teknik berlari dengan mempertahankan kecepatan stabil selama 10 hingga 45 menit untuk melatih kontrol tubuh dengan baik sekaligus menguatkan otot dan meningkatkan stamina yang dibutuhkan terutama saat tubuh sudah merasa lelah.

Tempo run juga baik untuk melatih kekuatan dan kecepatan. Sebab, durasi lari yang cukup panjang membuat tubuh berada pada fase anaerob, di mana asam laktat sudah mulai menumpuk di otot dan menyebabkan kaki terasa berat untuk melangkah. Kondisi ini akhirnya membuat konsistensi kecepatan lari menjadi berantakan, sehingga kita cenderung berlari lebih cepat dan membuat stamina makin menurun.

5. Latihan interval

Latihan interval melibatkan pergantian antara periode latihan upaya maksimal dengan periode istirahat. Latihan ini dapat berupa latihan menaiki bukit selama 30 detik dan berjalan turun selama 60 detik. Tujuannya adalah untuk memperkuat jantung dan paru-paru agar dapat berlari lebih lama.

6. Mengelola stress dengan baik

Hal yang sering dilupakan dalam menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah seberapa baik kita menangani stress, baik berupa stres emosional maupun stres fisik. Stres berlebihan dan tidak terkontrol dapat memicu dampak negative bagi tubuh, mulai dari menurunnya kekebalan tubuh, ketidakseimbangan hormon akibat peningkatan kortisol dan adrenalin, hingga kualitas tidur yang terganggu. Oleh karena itu, sebaiknya kelola stress dengan baik, misalnya dengan melakukan hobi, berjalan-jalan, me time, dan meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat.

7. Rutin melakukan stretching sebelum race

Agar dapat berlari dalam jarak jauh dengan baik ketika race, pastikan bahwa tubuh terutama bagian lengan dan kaki sudah siap bergerak. Caranya adalah dengan melakukan peregangan agar badan tidak kaku. Kaki dan pinggul harus dalam kondisi santai dan tidak tegang, sehingga fleksibilitas badan terjaga dengan baik dan mampu membantu meningkatkan kecepatan saat berlari.

8. Memperbaiki postur tubuh saat berlari

Postur tubuh yang benar saat berlari adalah posisi tegak namun tetap rileks. Kemudian, telapak kaki yang mendarat sambil berlari adalah bagian tengah. Pastikan lengan tetap santai dan rileks, sehingga bisa mengayun bebas dengan sudut 90 derajat. Dengan begini, kamu bisa lebih nyaman saat berlari.

9. Memerhatikan pola makan

Cara menjaga stamina pria dewasa sebelum race adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat dan sesuai dengan porsi makan yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebab asupan makanan yang sehat dan bernutrisi dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar dan bisa memelihara ketahanan fisik. Sebelum mengikuti race lari, cobalah untuk memperbanyak asupan karbohidrat dan mengurangi makanan yang mengandung lemak. Kandungan karbohidrat dalam makanan merupakan sumber energi terbaik bagi tubuh.

10. Minum suplemen untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh

Selain beberapa cara di atas, untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan performa saat lari, kamu juga bisa mengimbanginya dengan minum suplemen tambahan seperti NEO hormoviton Perfomance dengan formula sugar free untuk membantu meningkatkan stamina & vitalitas pria dewasa. Hadir dengan format sachet konsentrat, praktis dan dapat dikonsumsi tanpa air, NEO hormoviton Perfomance cocok untuk meningkatkan performa fisik saat lari.

NEO hormoviton Perfomance merupakan rangkaian produk terbaru dari NEO hormoviton Pasak Bumi yang dilengkapi bahan alami seperti L-Arginine, Ginseng Extract, serta multivitamin B1, B6, dan B12 di dalamnya. Kandungan inilah yang dipercaya bisa menambah energi, mengatasi kelelahan, mengurangi stress, meningkatkan stamina dan vitalitas pria dewasa, dan melancarkan peredaran darah untuk mencegah terjadinya penyakit pada sistem reproduksi. Minum dua kali sehari untuk mendapatkan hasil yang optimal, ya!

Baca Juga: Selain Saling Support Pasangan, Hal Ini Menandakan Kamu Memiliki Love Relationship yang Sehat

Related Articles

HEALTH Monday, 26 February 2024
Wajib Tahu! Ini Ciri-Ciri Kamu Butuh Penambah Stamina Pria

Agar lebih waspada, berikut ini ciri-ciri tubuh kamu membutuhkan asupan suplemen penambah stamina pria dewasa yang wajib disimak.

ROMANTIC Monday, 05 February 2024
Ternyata Beda, Ini Penyebab Gairah Pria Menurun

Lebih waspada, yuk simak beberapa penyebab gairah pria menurun dan bagaimana mengatasinya dengan membaca penjelasannya berikut ini!

ROMANTIC Monday, 22 January 2024
Hati-hati Kesalahan yang Bisa Bikin Kamu Bosan Sama Pasangan

Bosan sama pasangan? Nah, agar hubungan kamu dan pasangan tetap hangat dan harmonis, berikut ini beberapa kesalahan yang harus dihindari.